Study Banding Program Desa Cantik dari BPS Kabupaten Cilacap - Berita - Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo

ST2023, Mencatat Pertanian Indonesia Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani. Klik di sini.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pelayanan kami kepada Anda mohon mengisi Survei Kebutuhan Data (SKD) melalui link : http://s.bps.go.id/skd2025wonosobo

Untuk mendapatkan data BPS silahkan datang ke Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Wonosobo, Jl. Mayjen Bambang Sugeng Km 2,2 Wonosobo, setiap hari kerja pukul 08.00 - 15.30 WIB

Study Banding Program Desa Cantik dari BPS Kabupaten Cilacap

Study Banding Program Desa Cantik dari BPS Kabupaten Cilacap

14 Juli 2022 | Kegiatan Statistik Lainnya


Guna mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat pada 2021 melakukan inovasi program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program Desa Cantik merupakan wujud tanggungjawab BPS dalam mengimplementasikan UU No. 16 Tahun 1997 tentang statistik. Hal tersebut juga sejalan dengan semangat satu data Indonesia yakni mewujudkan keterpaduan perencanaan pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan dimana ke depannya sistem informasi desa pada level masyarakat dapat dioptimalkan. Upaya itu disambut baik oleh Desa Cantik Maduretno Kabupaten Wonosobo yang berkomitmen mewujudkan “Datane Apik Apa Wae Tinggal Klik” sebagai desa mitra BPS Kabupaten Wonosobo.

Kepala BPS Kabupaten Wonosobo Tri Wahyu Joko Pratomo menyampaikan, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik pada level desa dibutuhkan satu data valid dan berkualitas sehingga menjadi rujukan yang digunakan dalam proses pengambilan kebijakan pemerintahan.

“Membangun data dari desa sangat penting untuk menjadi rujukan pengambilan sebuah kebijakan, semoga pengelolaan Desa Cantik di Maduretno ini mampu dikembangkan dan dicontoh di Kabupaten Cilacap, tuturnya saat sambutan Studi Komparatif Desa Cantik Bersama BPS Kabupaten Cilacap di Ruang Sekretariat Desa Maduretno, Kamis, (14/07/2022).

Senada dengan Tri Wahyu, Kepala BPS Kabupaten Cilacap Isnaini mengatakan, membangun desa yang maju harus didukung dengan data yang jelas. Menurutnya, data yang ditampilkan di masing-masing desa sesuai dengan kebutuhan itu sendiri serta potensi yang diunggulkan seperti pariwisata, ekonomi, kesehatan dan sebagainya. Tambahnya, kegiatan tersebut, timnya didampingi langsung oleh Kepala Desa Widarapayung, Binangun, dan Pranjan beserta perangkatnya sebanyak 17 orang.

Sementara itu, Kepala Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar Subadi menjelaskan, adanya program Desa Cantik sebab administrasi yang kurang tertata. Berawal dari masalah itu, jajarannya gesit membentuk program Desa Cantik dibantu oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat terkait. Ia juga meminta pengarahan dan pendampingan dari BPS Wonosobo agar programnya berjalan optimal. Diakuinya, dampak adanya Desa Cantik, administrasi desanya makin rapi.

“Administrasi di desa kami pada saat itu masih buruk belum tertata rapi, tim kami sebanyak 11 orang terdiri dari unsur RT, RW, dan PKK membentuk program Desa Cantik, selain itu kami terus berkoordinasi meminta pendampingan dari BPS Wonosobo,” ungkapnya.

Diharapnya, Desa Cantik mempunyai database yang kuat. Setiap bulan informasi perubahan terus dilakukan pemantauan meliputi data kelahiran, kematian, dan penduduk pendatang.

Pada forum yang sama, Kepala Bidang Informatika Diskominfo Wonosobo Sugeng Riyadi menambahkan, membangun satu data ini harus dimulai dengan komitmen kuat dari desa masing-masing dimana benar-benar menjadi otonominya desa.

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo (Statistics of Wonosobo Regency)Jl. Mayjen Bambang Sugeng Km 2

2 Wonosobo

Telp (0286) 324270

Faks (0286) 3325380

Email: bps3307@bps.go.id

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik